Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari

133 View

Tasykil.com – Halo sobat kembali lagi bersama admin ini yang selalu memberikan informasi terbaru dan juga menarik setiap harinya. Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan sebuah informasi tentang Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari.

Apakah kalian ingin membaca novel namun bingung dengan judul yang bagaimana? nah, di sini admin mempunyai judul novel yang sangat menarik dan juga unik.

Novel yang satu ini memang merupakan novel yang sudah cukup lama diterbitkan. Namun, sampai saat ini Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari masih menjadi primadona.

Sebab di dalamnya terdapat hal dan juga informasi yang bisa kalian ambil, untuk kalian yang ingin membaca novel ini maka berikut admin akan sajikan.

Baca Juga :

Sinopsis Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari

Sinopsis Novel Ronggeng Dukuh Paruk berkisah tentang seorang anak bernama Serintil yang hidup di suatu desa terpencil bernama Dukuh Paruk.

Dimana suatu hari para anak-anak yang sedang bermain yaitu Rasus, Warta, dan Dasun. Dimana mereka melihat Srintil sedang menari dengan penuh bakat.

Sakarya, tetua di Dukuh Paruk, pun melihat bakat tersebut. Ia yakin bahwa Srintil yang merupakan cucunya telah kerasukan indang ronggeng.

Indang dimana hal tersebut dianggap semacam wangsit yang di muliakan di dunia peronggengan di desa tersebut. Sakaarya pun menceritakan hal itu pada Kertareja yang merupakan dukun ronggeng di dukuh.

Pagelaran ronggeng akhirnya diselenggarakan, dimana hal tersebut adalah momen yang sangat di tunggu-tunggu oleh warga Dukuh Paruk yang telah lama menanti hadirnya seorang ronggeng di dukuh tersebut.

Karena telah belasan tahun sejak ronggeng terakhir di Dukuh Paruk meninggal belum ada lagi penggantinya. Di desa Dukuh Paruk Ronggeng merupakan satu-satunya hal yang membuat pedukuhan tersebut merasa hidup di tengah kemelaratan, keterasingan dan kebodohan yang turun temurun dari dulu.

Pertunjukkan dari Srintil malam itu seakan membuat orang-orang Dukuh Paruk lupa terhadap musibah yang menimpa Dukuh Paruk sebelas tahun sebelumnya. Bahwa bapak dari Srintil yaitu Sentayib yang telah membawa mala petaka yang menimbulkan banyak kematian di desa Dukuh Paruk termasuk ronggeng dari Dukuh Paruk.

Sentayib merupakan seorang bapak penjual tempe bongkrek, dimana ia telah melakukan hal ceroboh yang Ia tak sadari bahwa tempenya telah tercampur dengan zat beracun.

Sehingga hal tersebut membuat banyak sekali orang di dukuh paruk meninggal dunia tersamuk Sentayib dan istrinya yang merupakan orang tua dari Srintil.

Didalam novel ini juga bercerita tentang Rasus seorang anak laki-laki yang berusia empat belas tahun. Rasus merupakan teman bermain Srintil. Dimana ia memiliki nasib yang sama dengan Srintil yang kehilangan orang tuanya karena petaka yang terjadi di Dukuh Paruk.

Namun setelah pertunjukan ronggeng malam itu ia merasa menjauh dari Srintil. Karena kehadiran Srintil sendiri bagi Rasus telah mengobati kerinduan terhadap sosok perempuan di hidupnya,.

Namun, meski begitu, Rasus menyadari bahwa Srintil bukan hanya miliknya seorang, tetapi sekarang Srintil adalah milik Dukuh Paruk.

Hingga pada suatu malam di makam Ki Secamenggala, yang merupakan makam leluhur Dukuh Paruk mereka, Srintil telah di upacara untuk menjadi seorang ronggeng.

Namun syarat menjadi serorang ronggeng sah tidak hanya itu, tetapi dalam perongngan ada syarat terakhir seorang gadis menjadi ronggeng yaitu dengan melakukan Bukak-Klambu.

Bukak-klambu merupakan semacam sayembara bagi laki-laki mana pun, dimana laki-laki yang memberi taruhan sejumlah uang yang telah ditentukan oleh dukun ronggeng akan dapat menikmati keperawanan dari Srintil.

Dari hal tersebut membuat Rasus kecewa karena ada hukum yang menjijikkan seperti itu yang akan terjadi pada Sritil untuk menjadi seorang ronggeng.

Sehingga Ia pun pergi bekerja ke pasar dawuan yang merupakan sebuah pusat kecamatan di daerah tersebut. Ia mengasingkan diri di sana. Disitulah Rasus semakin terbuka pengetahuannya, dimana Ia harus beradaptasi dengan nilai-nilai baru.
Kemudian Rasus mendapat pekerjaan lain yaitu mengangkut barang-barang milik militir yang ada di daerah tersebut. Setelah lama ia bekerja bersama para tentara, ia tidak hanya bertugas untuk mengangkat barang,

namun ia juga sering membantu para tentara untuk menumpas perampokan yang ada di Dukuh Paruk. Sehingga pada suatu malam Ia dibangga-banggakan oleh penduduk dukuh paruk.

Karena mereka berfikir Rasus dapat menjadi pelindung dari dukuh paruk. Malam itu juga ia tidur ditemani Srintil yang tampak semakin cantik.

Disitulah mereka saling mengobrol, dimana salah dari obrolan mereka bahwa Srintil menginginkan hadirnya seorang anak. Srintil pun meminta hal tersebut pada Rasus.

Shingga munculah perang batin tampak terlihat dari Srintil yang dimana ia mulai mempertanyakan eksistensinya untuk menjadi seorang perempuan yang utuh, bukan sebagai ronggeng.

Akhir Kata

Demikian ulasan yang dapat admin sampaikan mengenai Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari semoga dapat membantu dan bermanfaat.

Terima kasih sudah berkunjung.

Gallery for Novel Ronggeng Dukuh Paruk By Ahmad Tohari

Leave a Reply

Your email address will not be published.